smpmtsmusby.com – Dukungan sekolah terhadap pengembangan bakat nonakademik siswa dinilai memiliki peran penting dalam melahirkan prestasi. Hal itu dirasakan oleh Nirmala Dian Azalea, siswi kelas IX A SMP Muhammadiyah 10 Surabaya, yang berhasil menorehkan prestasi di bidang musik, khususnya marching band.
Nirmala telah menekuni dunia marching band sejak duduk di kelas VII. Ketertarikannya terhadap musik berawal dari lingkungan keluarga, terutama sosok ayah yang menjadi sumber inspirasinya.
“Awalnya terinspirasi dari ayah. Dari situ saya mulai tertarik dan kemudian serius mendalami musik,” ujar Nirmala saat ditemui di Surabaya, baru-baru ini.
Meski kegiatan marching band yang diikutinya berada di luar sekolah, Nirmala mengaku mendapatkan dukungan penuh dari SMP Muhammadiyah 10 Surabaya. Pihak sekolah memberikan keleluasaan serta semangat kepada siswa untuk mengembangkan potensi di bidang nonakademik tanpa mengabaikan kewajiban akademik.
Keseriusan tersebut membuahkan hasil. Pada 22 Desember 2025, Nirmala meraih Juara I Divisi IC Brass Senior Individual Contest dalam Kejuaraan Piala KONI Surabaya. Prestasi itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan bermusiknya.
Menurut Nirmala, musik tidak hanya mengajarkannya teknik permainan, tetapi juga nilai-nilai kedisiplinan dan ketelitian, mulai dari penguasaan frekuensi, tuning, tempo, hingga ketepatan memainkan alat musik.
“Dari musik saya belajar sabar, konsisten, percaya diri, mengontrol ego, dan bersosialisasi dengan banyak orang,” katanya.
Ke depan, Nirmala menargetkan dapat mengikuti ajang yang lebih besar, seperti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Setelah lulus, ia juga berencana mempelajari alat musik lain dan menjadikan musik sebagai ruang untuk terus berkarya.
Ia pun berpesan kepada teman-teman seusianya agar berani mencoba dan tidak mudah menyerah. “Jangan menyerah terlalu awal. Di depan masih banyak hal baik yang menunggu. Keberuntungan tidak akan datang jika kita tidak berani mencoba,” ujarnya.
Nirmala menutup kisahnya dengan rasa syukur atas dukungan sekolah. Menurutnya, perhatian SMP Muhammadiyah 10 Surabaya terhadap pengembangan akademik dan nonakademik siswa membuatnya lebih percaya diri dalam mengejar prestasi.
Kisah Nirmala menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung potensi peserta didik dapat menjadi faktor penting dalam mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.
(Maulidiyah/AS)
