Our Visitor

001856
Total views : 92633
Your IP Address : 181.26.74.145
Server Time : 2025-11-28

SPEMMA Surabaya Peringati Hari Pahlawan dengan Parade Tasmi’ Al-Qur’an dan Doa untuk Pejuang Bangsa

smpmtsmusby.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, SMP Muhammadiyah 5 (SPEMMA) Surabaya mengadakan kegiatan keagamaan bertajuk Parade Tasmi’ Al-Qur’an dan doa bersama bagi para pejuang kemerdekaan.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut digelar pada Senin, 3 November 2025, di Masjid Sallahudin, lingkungan SMP Muhammadiyah 5 Surabaya. Sejak pukul 08.00 hingga 09.00 WIB, suasana religius menyelimuti kegiatan yang diikuti oleh para siswa penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa.

Sebanyak 36 siswa tampil dalam sesi tasmi’ atau pembacaan hafalan Al-Qur’an, disertai lantunan doa yang dipanjatkan dengan penuh rasa syukur. Momen ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya, yaitu Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS), yang turut memberikan dukungan atas kegiatan tersebut.

Koordinator program tahfidz SPEMMA, Balighotul Arofah, menjelaskan bahwa kegiatan Tasmi’ menjadi sarana penguatan hafalan sekaligus momentum untuk menanamkan nilai kepahlawanan.

“Hari ini para santri mengikuti Tasmi’ sebagai bagian dari persiapan menuju ujian lisan (munaqosah). Selain memperkuat hafalan, kegiatan ini juga kami selenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan agar anak-anak turut mendoakan para pejuang kemerdekaan,” tutur Balighotul Arofah.

Ia menambahkan, pelaksanaan Tasmi’ kali ini merupakan sesi kedua dalam tahun ajaran berjalan, dengan hafalan meliputi Juz 1, 2, 5, 7, 28, 29, dan 30. Para peserta yang tampil merupakan siswa yang telah menyelesaikan hafalan minimal satu juz dan dinyatakan mutqin (kuat) oleh tim penguji dari Ummi Foundation dan para asatidz sekolah.

“Alhamdulillah, jumlah peserta meningkat dari 22 pada sesi sebelumnya menjadi 36 siswa tahun ini,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang evaluasi hafalan, Balighotul Arofah menilai kegiatan ini sarat makna edukatif. Anak-anak tidak hanya diajarkan mencintai Al-Qur’an, tetapi juga belajar menghargai perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

“Kami ingin menanamkan nilai spiritual dan nasionalisme secara bersamaan. Anak-anak perlu memahami bahwa doa yang mereka panjatkan juga bentuk penghargaan kepada para pahlawan,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk menambah semangat menghafal Al-Qur’an.

“Dengan semangat juang para pahlawan, semoga anak-anak kami termotivasi menjaga kalamullah dan menjadikannya pedoman hidup,” pungkasnya.

Advertisment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *